Monday, April 18, 2016

TEMU SATU FKB 1 2016

BANDUNG, TEL-U, Senin  18 April 2016. Terlaksananya silahturahmi "Temu Satu FKB" pertama, yang dihadiri oleh seluruh ormawa yang ada di FKB. Tujuan dari adanya kegiatan silahturahmi ini tidak lain dan tidak bukan sebagai pengerat tali silahturahmi antara seluruh ormawa yang ada di FKB. Dan juga memiliki tujuan lainnya yaitu sebagai, acuan untuk para ormawa-ormawa yang ada di FKB untuk bersinegi lebih baik lagi.

Rangkaian acara dibuka oleh doa. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Telkom University. Selanjutnya,  ada sambutan-sambutan oleh ketua masing-masing ormawa diiringi dengan 2 video company profile (HIMA IKOM & HIMA ADBIS) dan 2 pengenalan tentang ormawa masing-masing (BEM FKB & DPM FKB.) Setelah itu ada sedikit bincang-bincang bersama perwakilan dari 4 ormawa.

Setelah itu, seluruh bagian ormawa yang hadir di aula diberikan kesempatan untuk sharing session dengan seluruh bagian dari ormawa lain yang ada yang berdurasi sekitar 20 menit kurang lebihnya. Setelah sharing session ditutup dengan doa bersama. Karena diawali dengan doa maka ditutup juga dengan doa.

Pengharapan kedepannya, Semoga setelah adanya acara silahturahmi ini. Semua bisa membangun FKB yang lebih baik lagi tanpa memandang perbedaan pakaian yang dikenakan. Sesuai dengan slogan ormawa satu FKB. "Satu Langkah! Satu Tujuan!" (RIN)

Monday, April 11, 2016

REDPRENEUR #1

“KALAU BERHUBUNGAN DENGAN BISNIS BAGI SAYA NGGAKADA CAPEKNYA, ENJOY BANGET!“
Ya judul diatas merupakan salah satu kutipan dari Sinthia Nurhabibah atau yang akrab dipanggil Sinsin yang saat inimerupakan mahasiswa ilmu komunikasi 2015.
Berawal dari mepetnya uang saku, membuat Sinthia memutar otak untuk menambah uang sakunya. Tepatnya sejak kelas satu SMA dia memulai untuk berbisnis makanan ringan untuk dijual di asrama hingga sampai sekarang yang beralih berbisnis kaos kaki.

MODAL SEUPIL, UNTUNG SEMOBIL

Tak hanya sendiri, Sinthia pun turut menggandeng partner dalam bisnisnya. Bermodalkan seratus ribu rupiah bersama temannya, sekitar dua sampai tiga bulan mereka dapat meraup keuntungan hingga dua setengah juta rupiah. Nominal yang lumayan besar untuk seorang mahasiswi di umuran Shintia. 

Namun bisnisnya juga tak semulus yang dibayangkan, menurutnya salah satu hambatan ada pada promosinya yang masih kurang. Ya tidak mengherankan, ketika seseorang berani mengambil langkah untuk berbisnis dari situ pula mereka harus berani menerima konsekuensi yang ada, dan hebatnya Shintia bisa bangkit dari saat-saat di mana Shintia berada di bawah.

Maka dari itu, mereka pun sekarang sedang fokus membuat brand untuk kaos kakinya. Serta mentoring dengan kang Febi Salam, sang owner Rumah Iga dalam pembuatan brand produk kaos kaki mereka.

BAGI SAYA BISNIS NOMER SATU

Tak hanya kegiatan  perkuliahan dan menjalankan bisnis saja, namun Sinthia aktif juga diberbagai kegiatan diluar kampus seperti YEF (Young Entrepreneur Forum) milik Alzin Group serta HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.) Wah ternyata, Shintia sangat menekuni usaha dia jika kita melihat dari sisi keseriusan dia dari organisasi-organisasi di luar daripada Telkom University itu sendiri, untuk menjadi pengusaha muda, hihi.

Sinthia sangat menyukai bisnis, menurutnya bisnis itu nomor satu. “Menurut saya sih, karena saya suka bisnis, kalau di dalam hidup saya bisnis nomer satu kalau kuliah bisa dikatakan nomer dua. Tapi  bukan berarti juga mengesampingkan kuliah.” –Sinthia Nurhabibah. Itulah yang dikatakan Sinthia, walaupun dia menganggap bisnis itu nomer satu, dia menegaskan bahwa bukan berarti nilai-nilai akademiknya buruk. Dari yang dikatakan Shintia sendiri, jelas bahwasannya iamemiliki keinginan yang tinggi dalam mengatur jadwalnya, agar tidak ada yang terganggu entah itu bisnisnya maupun kewajiban dia sebagai mahasiswi

Sinthia berharap bisnis kaos kakinya lebih banyak diketahui oleh orang lain dan juga dia ingin melakukan promosi sendiri untuk usaha kaos kakinya ini. Penjualan kaos kaki ini juga akan mulai merambah universitas lain seperti Unpad, Unisba, UPI, Universitas Langlangbuana, Universitas Maranata, dan Universitas Widyatama.
Yup, Semangat terus yah Sinthia buat bisnisnya, semoga makin sukses

!!!J

#REDpreneur


Program Magang Digital Pikiran Rakyat


BANDUNG, TEL-U, 11 April 2016. Pikiran Rakyat membuat program magang terbaru, yaitu magang digital.

Apa itu magang digital? Magang digital adalah, proses pra-kerja yang tidak lagi menggunakan media konvensional sepenuhnya, akan tetapi juga menggunakan media-media digital seperti ; Internet, media sosial, maupun video online.

Dari segi prosedur untuk pengajuan magang pun sudah bukan lagi per mahasiswa/i. Akan tetapi langsung dari membentuk tim yang beranggotakan 5 mahasiswa/i atas rekomendasi dari dosen. Dan


membawa surat delegasi magang dari kampus. Dan juga magang ini hanya ditujukkan untuk mahasiswa/i prodi Ilmu Komunikasi konsentrasi broadcasting 2013 saja

Jadi, tim magang yang sudah dibentuk yang melakukan proses magang di Pikiran Rakyat tidak hanya berfokus di media konvensional. Akan tetapi mereka juga akan melakukan kegiatan magang menggunakan media media digital seperti ; internet (website Pikiran Rakyat), Media Sosial (Media Sosial Pikiran Rakyat), dan lain sebagainya.

Mengenai publikasi selama magang dari tim magang yaitu sepenuhnya menggunakan nama Pikiran Rakyat. Ketika tim tersebut membuat suatu tulisan feature di koran, maka itu akan masuk di dalam koran Pikiran Rakyat. Ketika tim tersebut membuat sebuah video maka akan masuk di website Pikiran Rakyat. Serta ketika tim tersebut membuat sosial media, maka menggunakan sosial media Pikiran Rakyat. Yang menjadi tanggungan sendiri adalah dari individunya hanyalah penuturan kata-kata yang akan dipublikasikan.

Ada pun yang menjadikan perbedaan antara magang digital dan magang biasa. Magang digital berbasiskan tim sedangkan magang biasa berbasiskan individual. Selanjutnya di dalam magang digital suatu tim magang akan memproduksi suatu artikel ataupun liputan mengenai hal tertentu atas nama Pikiran Rakyat yang hasilnya akan di publish langsung di media-media yang ada di Pikiran Rakyat.

Singkatnya, seperti itulah beberapa pembaharuan mengenai magang yang ada di Pikiran Rakyat. Lebih luas untuk ruang lingkup magangnya. Tidak hanya di bidang media cetak konvensional, akan tetapi hingga ke platforms digital lainnya.

Sudah jelas kegiatan magang digital lebih banyak manfaatnya dibandingkan dengan magang konvensional. Yuk ah magang digital. Agar pengalaman yang didapat tidak hanya satu atau dua hal, akan tetapi berbagai macam pengalaman pra-kerja yang didapat. (RIN)

Friday, April 1, 2016

Yamaha Goes To Campus

BANDUNG, TEL-U, Rabu, 30 Maret 2016. Telkom University kedatangan salah satu perusahaan motor terbesar di dunia yaitu, Yamaha. Perusahaan tersebut mengadakan seminar workshop "Yamaha Online Video" di aula Fakultas Komunikasi Bisnis Telkom University. Pembahasan selama seminar pun bermacam-macam mulai dari ; apa itu online video, keuntungannya online video itu apa saja, dsb.

Untuk pembicara pada seminar workshop tersebut disampaikan oleh Denkas Adiswara. Online video sendiri banyak jenisnya, salah satunya adalah "vlog". Vlog adalah, video online yang isinya adalah mengenai kehidupan orang yang menggunggahnya dalam bentuk obrolan santai. Vlog sendiri bersifat bebas, bisa mengenai apa saja, misalkan ; hal-hal menarik yang terjadi suatu hari kepada si penggunggah, memberi tips atau cara dalam menghadapi suatu masalah/tantangan, dsb. Hanya saja, untuk membuat vlog dibutuhkan mental yang kuat dalam menghadapi haters. Karena sebagaimana bagus pun vlog yang kita unggah, pasti selalu ada pihak yang ingin menjatuhkan kita.

Selain itu ada juga manfaat dari vlog itu sendiri. Antara lain adalah ;
1) Memiliki relasi baru yang banyak. Karena kita secara tidak langsung mengenalkan diri kita di dunia sosial apalagi Youtube, yang konten pada umumnya dapat dilihat oleh seluruh orang yang menggunakan youtube.
2) Menjadi uploader yang setia. Seringnya frekeuensi kita mengunggah video vlog kita, maka di situ pula kita sering melihat vlog-vlog pengunggah lainnya.
3) Melatih diri kita untuk menjadi orang yang terbuka / extrovert. Dengan membuat vlog mengenai diri kita sendiri, kita memberanikan diri sendiri untuk tampil di depan pengguna youtube lainnya yang melatih kita sebagai manusia bisa jadi lebih terbuka dan pede dalam menghadapi segala hal.
Sebenarnya banyak manfaat dari pembuatan video itu sendiri, akan tetapi pada umunya hanya itu saja.

Selain vlog, banyak jenis-jenis video online lainnya seperti ; Vlog, Edukasi, Sketsa Komedi, Hiburan, Animasi, Family, Magic, Lifestyle, dsb. Dan masing-masing dari video tersebut hampir mirip prosedurnya hanya saja tujuan dari video-video tersebut yang membuatnya berbeda, (RIN)