Friday, October 19, 2018

REDACTIVE



REDACTIVE

Muhammad Rizki Aulia Rahman, atau biasa dipanggil dengan Rizki lahir di Bandung, 7 Desember 1998. Ia merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ia adalah salah satu mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Telkom University angkatan 2017 yang mempunyai bakat di bidang olahraga futsal. Awal dari perjalanan bakat Rizky di bidang futsal, diawali dari lapangan sepak bola besar. Sejak umur  7 tahun ia sudah mulai mengikuti kelas sepak bola dan setelah kelas 4 SD  sudah mulai mewakili antar sekolah untuk mengikuti pertandingan lomba tingkat kabupaten  dan provinsi hingga berlanjut  sampai dengan sekarang.

Saat duduk di kelas 2 SMA ia memutuskan untuk keluar dari sepak bola dan mengambil futsal karena ia telah dikontrak dengan Porda Kota Bandung. Alasan ia menyukai futsal karena lapangan futsal terdapat di area indoor, sedangkan lapangan sepak bola terdapat di area outdoor. Selain itu, ketika mengikuti pertandingan futsal ia mendapat imbalan seperti uang saku yang bisa ia gunakan untuk membeli perlengkapan futsalnya. Tetapi alasan utamanya yaitu, sejak ia mengikuti berbagai perlombaan futsal, ia selalu mendaftar sekolah sejak jenjang SMP sampai dengan perguruan tinggi melalui jalur prestasi. Bahkah saat ini di Telkom University ia mendapat beasiswa hingga lulus S1.

Berikut ini adalah berbagai  prestasi yang telah di raih hingga saat ini oleh RIzky yaitu :
1. Juara 1 talenta School in smp category of futsal competition 2013
2. Juara 1 O2SN lombat jauh Putra 2016
3. Menjadi Top Scorer futsal championship 2016 regional Bandung
4. Juara 2 Pocari Sweat Futsal Championship 2016
5. Juara 3 PERINDO CUP 2017
6. Juara 1 PERINDO CUP 2017
7. Juara 2 Liga Mahasiswa futsal 2017
8. Peringkat 2 liga mahasiswa futsal 2017

Setelah banyak kejuaraan yang di raihnya harapan dan impiannya adalah ia dapat mewakili Indonesia ke tingkat internasional dan dapat terus membanggakan orangtua membawa nama Jawa Barat dan Telkom University, khususnya jurusan Ilmu Komunikasi. Ia selalu ingat satu kata yang selalu memotivasinya yaitu ingin membanggakan keluarga.

Wah ternyata banyak sekali ya, prestasi yang telah di raih  dari teman kita ini semoga Rizky dapat terus mengembangkan bakatnya dan dapat tercapai impiannya, semoga kita semua dapat termotivasi oleh Rizki.

Thursday, August 16, 2018

Kemerdekaan yang Bermakna

Dirgahayu Indonesia, 17 Agustus 1945 pada hari itulah kita, bangsa Indonesia melepas diri, ideologi dan harga diri dari genggaman bangsa asing yang sudah lama merampas itu semua dari tangan kita. Merdeka atau mati, kata-kata itulah yang selalu tertulis di dinding seluruh penjuru kota sebagai pelampiasan rasa bangga dan suka cita bangsa Indonesia, mungkin memang itulah yang terjadi pada saat kita berjuang untuk merdeka, harga yang perlu dibayar ialah nyawa. Nyawa yang dimaksud ialah nyawa kita dalam pertumpahan darah dan dalam pemikiran. Seluruh anggota tubuh dalam satu individu termasuk hati ikut turut berjuang demi kemerdekaan.

Namun apakah makna dari kemerdekaan itu sendiri? Apakah dengan tidak hadirnya senjata yang dipegang dengan gagahnya oleh bangsa asing di Indonesia ini, sudah meliputi seluruh makna dari kemerdekaan itu? Jawabannya tentu tidak. Apalah artinya merdeka jika berjabat tangan dengan orang yang berbeda suku saja segan? Apalah artinya jika kita masih saja malu dengan budaya kita sendiri sedangkan kita menerima budaya asing dengan lapang dada? Kadang kita meremehkan hal kecil seperti itu yang sebenarnya akan menjadi fondasi kuat untuk keberlangsungan kemerdekaan negara kita ini, asalkan kita mau merubah hal kecil seperti itu. Tidak perlu mengikuti komunitas atau organisasi masyarakat yang bergerak untuk perubahan di negara ini untuk merubah hal kecil seperti itu, mulai lah dari diri sendiri, biasakan perubahan itu dalam diri sendiri hingga menjadi bagian dari diri sendiri dan contohkan pada teman-teman yang lain seperti apa perubahan yang telah kamu lakukan.

Apa artinya kemerdekaan ini semakin menua tetapi kita sebagai bangsa Indonesia tidak dapat mengetahui, merasakan dan menjalakan makna yang sesungguhnya dari kemerdekaan itu sendiri. Makna kemerdekaan itu hanya satu, terus berjuang untuk menjadi lebih baik bersama-sama, karena perjuangan kemerdakaan tidak akan pernah berhenti. Merubah hal kecil bukan berarti takut untuk mengahadapi hal yang lebih besar, itu berarti kamu berusaha menata jati diri kamu sebagai anak bangsa yang baik tanpa harus mencari dan menelan bulat-bulat ideologi orang lain. Ketika hal kecil seperti sudah bukan lagi menjadi permasalahan yang signifikan di negara ini, maka terbentuklah fondasi yang kuat untuk negara ini lebih menghargai kemerdekaan yang telah kita raih 73 tahun yang lalu. Ketika itu pula kita dapat memaknai kemerdekaan itu dengan lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan sehari-hari di tanah air tercinta ini.

Thursday, May 31, 2018

Hari Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila, beda loh!!


Halo ikommers!

Udah pada tau kan, kalau sejak tahun lalu 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional? 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh Presiden Jokowi lewat keputusan presiden nomor 24 tahun 2016 tentang hari lahir Pancasila.
Tapi, ikommers sudah tau belum, bedanya hari Kesaktian Pancasila dan Hari Pancasila?
Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi pada 30 September 1965. Peristiwa usaha PKI untuk mengubah unsur Pancasila menjadi komunis sebagai ideologi negara. Pembantaian pun dilakukan terhadap 6 jenderal dan 1 kapten sebagai upaya kudeta. Namun pada akhirnya hal ini bisa diredam oleh otoritas militer Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan tanggal 30 September sebagai hari peringatan G30S/PKI dan 1 Oktober sebagai hari kesaktian Pancasila.

Sedangkan Hari Pancasila berkaitan dengan lahirnya Pancasila. Tanggal 1 Juni dipilih sebagai hari Pancasila karena penetapan hari Pancasila mengacu pada siding Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei – 1 Juni 1945. Istilah Pancasila diperkenalkan oleh Sukarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945.
Rumusan yang dibacakan oleh Sukarno berbeda dengan Pancasila yang kita kenal sekarang. Dasar negara yang saat itu disampaikan Sukarno adalah Kebangsaan, Internasionalisme atau perikemanusiaan, Mufakat atau demokrasi, Kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa. Setelah itu, dibentuk kembali panitia kecil yang bertugas untuk merumuskan kembali Pancasila yang dijabarkan oleh Sukarno. Panitia tersebut bernama Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
PPKI yang terdiri dari 9 orang sempat merumuskan Piagam Jakarta. Namun Piagam Jakarta sempat ditolak oleh perkilan dari Indonesia Timur. Pada 18 Agustus 1945 barulah ditetapkan Pancasila yang kita kenal sekarang yang berbunyi:

1.      Ketuhanan Yang Maha Esa
2.      Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3.      Persatuan Indonesia
4.      Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan
5.      Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Sumber:



Monday, March 26, 2018

Kenalan Sama Kaprodi Baru Yuk!

                          

Hallo Ikommers!

Sudah tau dong, beberapa waktu lalu kita baru aja punya kaprodi baru? yap, kaprodi kita yang baru adalah Bapak Freddy Yusanto. Pada kepo gak sih? ingin tau lebih dekat dengan beliau? Yuk, simak artikel berikut ini!

Freddy Yusanto, atau biasa dipanggil Pak Freddy, per tanggal 1 Februari 2018 telah resmi menjadi Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Telkom University Bandung, menggantikan Bu Rah Utami Nugrahani atau yang sering kita sapa sebagai Bu Hani. Pak Freddy memiliki latar belakang pendidikan di bidang Broadcasting (D3 Komunikasi Universitas Gadjah Mada), Komunikasi Massa(S1 Komunikasi Universitas Padjadjaran) dan Desain Komunikasi Visual (S2 Institut Teknologi Bandung).

Pak Freddy adalah dosen yang mempunyai keahlian di bidang Broadcasting Televisi, dengan latar belakang praktisi di bidang Pertelevisian, Production House dan Advertising. Mengawali karirnya pada umur 22 tahun, bekerja sebagai Asst Cameraman in Out Door Production Division Indosiar Visual Mandiri – Jakarta pada tahun 1998. Pada tahun 1999 sebagai Studio Head LNG TV di Bontang Kalimantan Timur. Tahun 2000 bekerja di sebuah Advertising di Bandung sebagai Production Manager, sebagai Supervisor Post Production di PH Animasi Red Rocket Animation Bandung pada tahun 2001, serta sebagai Operational Manager di Production House Manajemen Qolbu Televisi (MQTV) Bandung dari 2002-2007. Saat bekerja di PH inilah, beliau telah banyak membuat program TV dan bekerjasama dengan hampir semua TV swasta nasional saat itu, sehingga pengalaman inilah yang seringkali dibagikan kepada mahasiswanya. Pak Freddy kemudian memiliki sebuah PH yang fokus mengerjakan TV Commercial dan Company Porfile serta memberikan pelatihan-pelatihan terkait dunia Fotografi dan Videografi. Beberapa perusahaan swasta maupun BUMN telah menjadi kliennya pada saat itu (2006-2010).

Sejak tahun 2010, beliau mulai mendedikasikan waktunya untuk mengajar. Awalnya mengajar di DKV IM Telkom (saat itu), kemudian pada tahun 2012 bergabung dengan Prodi Ilmu Komunikasi dan pada tahun 2015 beliau resmi menjadi dosen tetap di Prodi Ilmu Komunikasi Telkom University. Beliau pernah menjadi Pembina Forum Film Telkom periode 2014 dan 2017, juga hingga saat ini sebagai Pembina Ikom Channel, sebuah komunitas Lab. Broadcast Prodi Ilmu Komunikasi Telkom University.
Sebagai seorang yang pernah berkecimpung di dunia industri, pak Freddy selalu menanamkan kedisiplinan kepada mahasiswanya, terutama jika berhubungan dengan deadline sebuah pekerjaan. The show must go on, adalah prinsip kerja yang selalu disampaikan kepada mahasiswanya. Menanamkan rasa tanggungjawab dan totalitas dalam menghasilkan sebuah karya, saling menghormati dalam sebuah team work dan bersikap terbuka dalam menerima masukan adalah gaya beliau mendidik mahasiswanya.

Wah, ternyata banyak sekali pengalaman dan prestasi yang dimiliki Pak Freddy. Semoga sekilas cerita pak Freddy dapat memotivasi dan menginspirasi kita semua, agar kita dapat lebih baik lagi dalam belajar dan berkarya 😊


Friday, September 1, 2017

PKKMB ILMU KOMUNIKASI 2017

Bandung, 15 Agustus 2017 - Rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB telah selesai dilaksanakan. PKKMB dibagi menjadi 2 batch, yaitu batch 1 yang dilakukan pada tanggal 7 - 9 Agustus bagi fakultas FIK, FEB, FTE dan batch 2 pada tanggal 14 - 16 Agustus 2017 bagi fakultas FIF, FRI, FKB, FIT. Acara PKKMB pada jurusan Ilmu Komunikasi sendiri jatuh pada tanggal 15 Agustus 2017. Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi pun menyiapkan rangkaian acara PKKMB. Acara PKKMB ini sendiri merupakan salah satu Program Kerja Departemen Internal Bagian Koordinator Angkatan. Dan pada PKKMB tahun ini terdapat sedikit perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu HIMA IKOM menyambut pula mahasiswa baru dari jurusan Digital Public Relation. Digital Public Relation merupakan jurusan yang baru diresmikan pada tahun 2017.



Acara PKKMB IKOM 2017 dimulai dengan penyambutan mahasiswa baru Ilmu Komunikasi dan Digital Public Relation di Fakultas Komunikasi dan Bisnis. Penyambutan dilaksanakan dengan menyanyikan chants Ilmu Komunikasi yang dipimpin oleh para Abang Kakak Liaison Officer (LO). Seluruh mahasiswa baru kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok. Dan pada setiap kelompok diwajibkan untuk membuat yel-yel kelompok.

Acara berikutnya yaitu seluruh maba Ikom maupun Digital PR memasuki aula Fakultas Komunikasi dan Bisnis untuk mendapatkan penjelasan mengenai Jurusan Ikom dan Digital Public Relation. Selain itu ada pula sesi perkenalan ormawa FKB mulai dari DPM FKB, BEM FKB, dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi.

Tidak berakhir sampai disitu, acara masih dilanjutkan dengan tour di kampus Fakultas Komunikasi Bisnis untuk memperkenalkan lab serta fasilitas apa saja yang ada di jurusan Ilmu Komunikasi.
Pada rangkaian acara PKKMB IKOM 2017 terdapat pula 3 pos games yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru. Di setiap pos, games berlangsung dengan seru dan meriah. Gelak tawa pun selalu terdengar riuh dari setiap pos. Games yang diadakan bukan sekedar permainan saja, melainkan mempunyai esensi dan makna yang terkandung. Seperti games yang memicu adanya kerja sama, kekompakan, serta kebersamaan.

Acara PKKMB IKOM 2017 pun sampai di penghujung. Acara ini ditutup dengan foto seluruh angkatan 2017 dengan membentuk tulisan ‘EAGLE’ yang merupakan nama angkatan mahasiswa baru 2017. Jadi, Selamat Datang keluarga baru!
 

Wednesday, August 30, 2017

TEMPO GOES TO TELKOM

Tepat pada tanggal 30 Agustus jam 9:00, telah berlangsung pertemuan antara majalah TEMPO dengan mahasiswa Ilmu Komunikasi. Pertemuan tersebut berlangsung di Aula FKB lantai 5 yang dimoderatori oleh bapak Rana Akbari dengan pembicara bapak Anton Septian selaku Redaktur Majalah Tempo dan bapak Iqbal T. Lazuardi selaku Kontributor TEMPO di Bandung. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memotivasi serta berbagi pengalaman antara narasumber dengan mahasiswa.

Semoga dengan berlangsungnya pertemuan tadi, ilmu yang di berikan narasumber bermanfaat dan dapat diserap dengan baik oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi

Tuesday, November 22, 2016

REDGENERATION 2016

BANDUNG,TEL-U,Selasa 15 November 2016. Pada tanggal 17-18, 24 September 2016 dan acara puncak pada tanggal 13 November 2016 lalu, HIMA IKOM TELKOM UNIVERSITY telah melaksanakan seluruh raingkaian dari Program Kerja 'Redgeneration 2016’ Program Kerja tersebut telah terlaksana sejak tahun lalu dimana kegiatan ini dilaksakanoleh HIMA IKOM TELKOM UNIVERSITY dengan melibatkan seluruh Mahasiswa Baru degan tujuan agar mereka dapat mengenal lebih dalam jurusannya yaituIlmukomunikasisertahimpunannya.

REDGENERATION 2016, Pada tiap tahunnya acara ini di lakukan selama 4 hari dengan rangkaian kegiata yang berbeda-beda pastinya. Hari pertama dari acara Redgeneration 2016 yaitu pada tanggal 17 September 2016. Untuk hari pertama kegiatan diisi dengan perkenalan anggota Departemen Eksternal dan PSDM. Lalu, dilanjutkan keesokan harinya pada tanggal 18 September 2016, diisi dengan kegiatan perkenalan Departemen Kominfo dan Internal, dan di akhiri dengan kegiatan FGD (Forum Grup Discussion) dan sharing session bersama struktural Hima Ikom.

Hari ketiga dari acara Redgeneration 2016 yaitu pada tanggal 24 November, di hari ketiga ini Mahasiswa Baru beserta Struktural melakukan kegiatan senam pagi bersama. Lalu, Mahasiswa Baru di bagi kelompok untuk melakukan kegiatan CommRED yaitu kegiatan pengabdian masyarakat. CommRed sendiri itu terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yaitu, bersih-bersih FKB dan desa Sukapura, memasang tanda jalan di beberapa gang di desa Sukapura, dan memasang papan infografis. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa Ilmu Komunikasi terhadap kebersihan lingkungan dengan masyarakat sekitarnya.

Dan pada tanggal 13 November 2016, merupakan acara puncak dari Redgeneration 2016. Disini, Mahasiswa Baru, Struktural dan juga LO tampil dengan dress code Suit and Tie. Acara dipenuhi dengan penampilan-penampilan bagus dan juga keren  dari tiap kelasnya, selain itu juga penampilan dari perwakilan Himpunan. Lalu, di hari ini juga di sebutkan beberapa nominasi seberti best dress code , mahasiwa teraktif, dan LO terbaik.


Semoga dengan diadakannya acara ini, dapat meningkatkan rasa cinta dan kepedulian kita terhadap jurusan kita sendiri yaitu Ilmu Komunikasi, danselaluterjaganyasilahturahmiantara senior maupun junior, danjugaseluruhanggota yang terlibat di IlmuKomunikasi, sehinggamenciptakanregenerasi yang lebihbaiklagi. (DM)

Thursday, October 13, 2016

RED DAYS OUT TO CAMPUS 3.0

Foto bersama KOMAKOM UMY

BANDUNG,TEL-U,Kamis 13 Oktober 2016. Pada akhir bulan November HIMA IKOM TELKOM UNIVERSITY telah melaksanakan Program Kerja 'Campus Visit' Program Kerja tersebut telah terlaksana sejak tahun lalu dimana kegiatan ini dilaksakan agar terjalinnya silaturahmi dan juga mengambil banyak pelajaran di setiap Himpunan yang dikunjungi oleh HIMA IKOM TELKOM UNIVERSITY.

Foto bersama Himakom UNDIP

RED DAYS OUT TO CAMPUS 3.0 kali ini memberangkatkan struktural HIMA IKOM ke 2 kota yaitu kota Semarang dan kota Jogja dan untuk tahun ini berkesempatan untuk menyambangi 3 Kampus yaitu Universitas Padjajaran,Universitas Diponogoro dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.Dalam kunjungannya HIMA IKOM mendapatkan Sharing session dan juga tour Lab yang ada di tiap kampus yang dikunjungi,didampingi oleh dua dosen pembimbing yaitu Bapak Arie Prasetio dan Bapak Syahriar Sugandi.



Foto bersama HIMA PR Universitas Padjajaran

Dalam kunjungannya ke beberapa kampus ternama HIMA IKOM pun disambut dengan hangat, Berbagi ilmu dengan Himpunan dari kampus lain akan terus membuat HIMA IKOM berkembang untuk kedepannya,semoga hal demikian akan didapatkan juga oleh kampus kampus yang dikunjungi oleh struktural HIMA IKOM,mengenalkan jaket Himpunan berwarna Merah Merona di kota lain pun akan berdampak positif untuk Prodi dan Telkom University. (BR)

Monday, October 3, 2016

#REDACTIVE

"Sebenarnya semua orang sudah menjadi duta bagi diri sendiri, asal kita peduli"
Cardina Novianty Adiputra, atau akrab dipanggil Cardina ini merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2014 yang gemar mengikuti kegiatan di dalam maupun di luar kampus. Memulai karirnya menjadi pengurus OSIS waktu SMA menjadikannya terus berkembang di berbagai kegiatan hingga saat ini.
 Dibalik segudang pengalamannya, wanita kelahiran Jakarta ini dikenal juga dengan keramahannya terbukti dengan pernah menjadi Nominasi Kakak Kelas Teramah SMAN 1 Pangkalan Bun 2013/2014 dulu. Hal ini dikarenakan nilai-nilai yang selalu ditanamkan oleh orang tuanya untuk tetap rendah hati, percaya diri dan jangan lupa tersenyum.

Kegiatan di dalam kampus
Di tahun 2016 sekarang, mahasiswa berparas cantik ini menjabat sebagai Producer of IKOMUSIC Programme at IKOM CHANNEL Batch 4.0 serta menjadi Secretary of KMK St. Agustinus di Telkom University.
Tahun sebelumnya juga dia aktif di berbagai organisasi maupun kepanitian seperti anggota KABINET MUDA 2015, anggota Divisi Acara Panitia REVELI 2015 dan Head Of Department Marketing IKOM CHANNEL Batch 3.0.
Dia juga berpesan bahwa yang membuat diri kita bisa atau tidak itu bukan orang lain, akan tetapi diri kita sendiri. So, apapun yang terjadi harus disyukuri terlebih dulu.
Duta Mahasiswa GenRe Kota Bandung serta menjadi Top 10 Best Presentation Duta Mahasiswa GenRe Tingkat Provinsi Jawa Barat. 



Sebelumnya di tahun 2014 ia juga menjabat sebagai Duta Lingkungan Fakultas Ekonomi Bisnis dan Fakultas Komunikasi-Bisnis, Telkom University 2014.
Dibalik kesuksesannya di berbagai kegiatan, ia juga pernah mengalami hal yang kurang menyenangkan ketika mengikuti lomba, dari panitia yang berpihak hingga juri yang kurang adil dalam memberikan penilaian.

"Karena dukungan dari orang tua dan teman terdekat lah yang membuat aku kuat" -Cardina


Saturday, September 17, 2016

CLUB FAIR 2.0

BANDUNG, TEL-U, Kamis, 15 September 2016. Telah terlaksananya salah satu kegiatan terbesar di Ikom yaitu, "IKOM CLUB FAIR." Ikom club fair adalah kegiatan pameran setiap klub yang ada di Ikom melakukan semacam presentasi mengenai per masing-masing klub. Di Ikom itu sendiri terdapat 5 klub yaitu ; KOFI (Klub Fotografi Ilmu Komunikasi), LOKATARA, Ikom Channel, Ready Radio Bdg, dan yang terakhir adalah ICT CLUB.

Ikom club Fair kali ini, bukan yang pertama kalinya diadakan. Akan tetapi sudah pernah diadakan pertama kali tahun lalu. Kenapa termasuk salah satu kegiatan terbesar di Ikom? Karena, kegiatan ini adalah kesempatan bagi para seluruh mahasiswa aktif Ikom yang ingin bergabung dengan klub klub yang ada di Ikom itu sendiri.

Untuk Ikom Club Fair kali ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, karena kegiatan ikom club fair kali ini mengangkat tema millenium jungle yang berbau hutan dan alam pada zaman yang telah lama pudar dari sekarang.

Antusias para mahasiswa Ikom pun sangat besar, terlihat dari banyaknya mahasiswa yang hadir, mulai dari angkatan 2016 hingga 2013. Semoga dengan berjalannya acara yang sukses kali ini, kedepannya akan semakin sukses lagi. (RIN)




Saturday, September 10, 2016

IKOM's RED CORNER

Hai Ikomers!
Wah asik nih…. masuk semester baru, semangat harus baru juga dong. Apalagi buat kalian yang mahasiswa baru 2016, kalian harus tahu nih tempat-tempat “kongkow”alias tempat kumpul yang asik dikampus hehe. Apa sih redcorner? Redcorner itu sebutan buat pojok-pojok kampus yang sering banget buat kumpul, nunggu kelas berikutnya atau bahkan buat rapat bagi kalian para aktivis kampus.

Yakali ngaku ikomers tapi gatau. Yuk simak beberapa redcorner berikut ini:
1.      

  •  Student Center Fakultas Komunikas & Bisnis
 Students center ini semacam tempat lesehan gitu jadi nyaman banget buat santai kaya di pantai. Lokasinya ada di lobby B FKB. Tempat ini juga cukup luas, jadi kalo malem biasanya rame buat para mahasiswa yang lagi rapat. Kalau siang-siang sih biasanya rame sama mahasiswa yang lagi nugas karena disini juga disediakan stop kontak dimana-mana. So, jangan khawatir kehabisan baterai hehehe.
Student Center 1

Student Center 2








Student Center 3








  • Untittled
Nah yang satu ini hampir sama seperti students center.Walaupun ukurannya lebih sempit tapi bedanya ruangan ini tertutup dan lebih nyamannya lagi ber- AC. Lokasinya ada di lantai satu disamping RPL. Ooh iya bicara tentang  RPL, dimana sih RPL itu?















  • Retail Preneur Lab AKA RPL


Asal kalian tahu, guys! RPL ini punya saudara kita tercinta, Adbis dan jadi tempat favorit para mahasiswa. Apalagi kalo pas lagi laper tapi gak ingin makan berat, RPL sih solusinya. Jadi RPL ini jualan aneka camilan dan aneka minuman. Tempatnya nyaman banget untuk kumpul dan ngobrol ringan sambil dengerin musik yang dimainkan di RPL tersebut.

Kita move onyuk capcus ke redcorner yang ada diluar gedung.


  • Selasar Dekanat
Walaupun ini tempat buat lalu lalang menuju kantin, eits!  jangan salah kalo tempat ini jadi rebutan ormawa maupun ukm kampus rebutan buat apa ya? Nah yang dimaksud rebutan di sini tuh kayak rebutan tempat buat rapat masing-masing organisasi ternyata, selain tempatnya yang luas, spot ini juga instagrammable  buat foto bersama . Ayo siapa ajah yang udah foto ditempat ini? hehe

  • Kantin Lama

Yup ini Kantin lama. Kenapa disebutnya begitu? Karena sebelum gedung dekanat berdiri, kantin berada persis dibelakan gedung FKB.  Walaupun sudah ada kantin baru tapi terbukti tempat ini selalu rame, ya kan? So, Yang satu ini recommended parah sih. Apalagi buat kalian yang pengen lebih deket sama abang kakak ikom bisa join ke lokasi satu ini soalnya hampir seluruh angkatan ikom ngumpulnya di sini gengs.












  • Sekre HIMA IKOM

Terakhir ada Sekre HIMA IKOM. Guys, sekre ini bukan untuk kumpul anak-anak struktural Hima Ikom aja, kalian para ikomers juga bisa join ke sekre.
Ceritanya kan abis kuliah capek tuh, langsung kesini aja buat akustik-an bareng  dan melepas penat  ya seengganya nyantai deh sambil kenal sama ikomers lainnya gitu hehehe













Thursday, August 11, 2016

FAREWELL PARTY 2016



BANDUNG, TEL-U -  Kamis, 11 Agustus 2016. Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University menyelenggarakan sebuah acara yang dipersembahkan untuk para wisudawan/wisudawati periode Agustus, yaitu Farewell Party “4 Year Journey To Success”. Melibatkan organisasi mahasiswa dalam penyelenggaraannya, acara tersebut berhasil membangkitkan antusias untuk para dosen-dosen berbagi dan memberikan persembahan kepada para alumni.



Acara berlangsung formal namun santai yang diawali dengan beberapa sambutan salah satumya terdapat sambutan dari Ibu Ade sebagai yang mewakili Wakil Dekan 1. Beliau menyapa ramah para alumni yang sudah berhasil mengikuti kegiatan perkuliahan kurang lebih 4 tahun. Diselingi dengan penampilan-penampilan hiburan membuat Farewell Party terasa menyenangkan. Penampilan dari Fajri dan Karel sebagai perwakilan dari mahasiswa, tak mau kalah ada penampilan dari Pak Syarif dan kawan-kawan sebagai perwakilan dari dosen.

    

Terdapat acara yang sangat dinantikan oleh para alumni yaitu pemberian penghargaan persembahan terhadap mahasiswa/i berprestasi. Penghargaan tersebut merupakan sebuah bentuk pemberian apresiasi dari dosen-dosen kepada mahasiswa/i yang pernah meraih prestasi selama masa perkuliahan dan meraih IPK diatas 3,5.

Besar harapan acara tersebut dapat memberi kesan untuk para alumni yang akan diwisuda periode Agustus. (DS)